ARTICLE

Rekomendasi Lagu Tentang Demokrasi

Millenialls, tau dong ya bulan April ini kita akan mengadakan pemilu untuk demokrasi di Indonesia. Demokrasi adalah hal yang sangat dihargai di Indonesia. Setiap warganya memiliki hak dan kewajiban yang harus dihargai. Nah, ngomong-ngomong soal nyoblos dan demokrasi. Kita punya rekomendasi lagu-lagu hasil racikan musisi lokal yang tentunya ada semangat demokrasi di setiap lagunya. Ini dia rekomendasi lagu yang wajib kalian dengarkan:

1. Efek Rumah Kaca - Di Udara

Lagu Di Udara didedikasikan untuk Munir Said Thalib alias Munir, seorang aktifis Hak Asasi Manusia. Lewat lagu Di Udara, Efek Rumah Kaca ingin menyebarkan pesan kepada masyarakat soal keberanian Munir dalam menyoroti masalah-masalah HAM yang kerap terjadi.
“Aku sering diancam. Juga teror mencekam. Kerap ku disingkirkan. Sampai dimana kapan.”. Itulah sepenggal lirik ‘Di Udara’ dari Efek Rumah Kaca yang rilis 2007 lalu. Selain lagu Di Udara, ada beberapa lagu lain Efek Rumah Kaca terkait demokrasi dan Indonesia, seperti ‘Mosi Tidak Percaya’ dan ‘Menjadi Indonesia’.

2. Slank - Ngindonesia

Pada pemilu periode sebelumnya, tahun 2013, Slank merilis lagu “Ngindonesia”. Uniknya pada awal lagu ini terdapat lirik dari potongan Pidato Soekarno.

Demokrasi, demokrasi, demokrasi yang pancasila
Kita bebas tapi bebas yang beragama
Kita bebas tapi bebas yang ber-Tuhan

Itulah sepenggal lirik “Ngindonesia”. Meski emosi kemarahan lebih menonjol saat bicara politik, Slank menyisakan harapan untuk demokrasi di Indonesia. Selagi mendengarkan lagu dari musisi lokal yang berceritakan tentang Indonesia, Smartfren juga punya kuis dan hadiahnya menarik loh. Ikutan aja #KuotakanSuaramu, kalian bisa share harapan kalian apa untuk Presiden terpilih nanti. Seru kan? Jadi, bikin tambah cinta sama Indonesia deh.

3. Superman Is Dead - Sunset di Tanah Anarki

Superman Is Dead merilis album “Sunset Di Tanah Anarki” tahun 2013. Dan di album tersebut terdapat lagu yang sama dengan albumnya, 'Sunset di Tanah Anarki', Superman Is Dead lontarkan lirik-lirik sarat ketidakadilan terkait hukum di Indonesia. Band ini hadirkan kasus-kasus yang pernah terjadi, seperti yang menimpa Munir dan Wiji Thukul.